
Ada ketikanya, kita merasa terlalu selesa dengan kehidupan.
Kita sangka amal yang sedikit ini sudah cukup untuk menebus dosa-dosa yang menggunung.
Kita berjalan di atas muka bumi dengan dada yang lapang, seolah-olah tiada apa lagi yang perlu dibimbangkan pada hari perhitungan kelak.
Tanpa kita sedar, hati kita perlahan-lahan mengeras.
